Pertama Dan Satu-satunya YANKESTRAD Di RSUD Cibinong

Nasional1359 Dilihat

Globalberitanasional.com

Cibinong , – Besarnya minat masyarakat Kabupaten Bogor yang mencapai 44,3 persen untuk memanfaatkan pengobatan kesehatan tradisional. RSUD Cibinong melalui inovasi yang di gagas oleh Dirut, dr. Yukie, bahkan yang pertama dan satu-satunya di Jawa Barat.

Rasa tanggung jawab serta peduli terhadap kesehatan dan keadaan khususnya di wilayah Kabupaten Bogor, Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bogor, dr. Yukie Meistisia A. Satoto, S.H., M.H(Kes.) berinovasi atau membentuk Pelayanan Kesehatan Tradisional ( YANKESTRAD ).

Dalam jumpa pers, Kepala Instalasi YANKESTRAD, H.Teddy Sunandar memaparkan “Pelayanan Kesehatan Tradisional ( YANKESTRAD ) adalah pengobatan dan perawatan dengan akupuntur dan obat yang mengacu pada pengalaman dan keterampilan turun-temurun secara empiris yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat”, papar H.Teddy. Senin 28/07/2025.

“Pelayanan ini dapat menyelesaikan permasalahan kesehatan, khususnya dalam penatalaksanaan pelayanan kesehatan holistik dan komplementer terintegrasi di rumah sakit, yang dilaksanakan oleh dokter spesialis, dokter umum tersertifikasi, serta terapis berpengalaman”, tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, dr. Hartono Gunarso, Sp.Ak ( Spesialis Akupuntur ) juga menjelaskan, “Akupunktur dapat digunakan untuk pengobatan kesehatan, termasuk stroke, gangguan hormon, dan nyeri dan yang terpenting kepatuhan pasien dalam minum obat dan dukungan keluarga dalam proses penyembuhan”, tegas dr.Hartono.

“Dengan demikian, pelayanan kesehatan tradisional YANKESTRAD di RSUD Cibinong dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mencoba pengobatan komplementer untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka”, imbuhnya.

Perlu diketahui bahwa pelayanan kesehatan tradisional ini belum dicover oleh BPJS, sehingga pasien harus membayar secara tunai. Meskipun demikian, tarif yang dikenakan masih lebih murah dibandingkan dengan rumah sakit swasta. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *