Bogor, 10 September 2025 – Ketua DPD LSM Kampak Mas-RI Jawa Barat, M. Wahidin (Bang Wahid), menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SDN Cijayanti 03, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Usai melakukan peninjauan langsung, ia menegaskan bahwa proyek tersebut telah dikerjakan sesuai spesifikasi teknis, standar operasional prosedur (SOP), dan regulasi resmi Dinas Pendidikan.
“Kami dari LSM Kampak Mas-RI meninjau langsung proses pembangunan ini, dan saya pastikan semuanya berjalan sesuai spek, SOP, dan aturan. Pembangunan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Permendikbud Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar, serta Peraturan Bupati Bogor Nomor 27 Tahun 2021. Ini adalah bukti bahwa transparansi dan kualitas bisa berjalan beriringan,” tegas Bang Wahid. 10/9/25

“Lebih dari sekadar proyek fisik, RKB ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi penerus. Kami mendukung penuh upaya pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah menjaga mutu pembangunan demi pendidikan anak-anak Bogor.”
Pandangan Bang Wahid mendapat penguatan dari praktisi konstruksi berpengalaman, Musonef.
Pekerjaan ini mengikuti standar teknis yang tepat. Pembesian, pengecoran, dan pemilihan material mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 28/PRT/M/2016. Dengan kualitas seperti ini, bangunan akan kokoh dan aman digunakan untuk jangka panjang,” ungkapnya.
Maslim, kepala tukang lapangan, juga menegaskan bahwa setiap tahap pengerjaan mematuhi aturan teknis.
Kami memastikan semua berjalan sesuai SOP. Pembesian menggunakan ketebalan standar dengan jarak cincin sekitar 15 cm. Seluruh material—mulai dari pasir hingga semen—dipilih sesuai ketentuan. Kami berpedoman pada arahan konsultan dan panduan teknis agar hasilnya berkualitas,” jelasnya.
Perwakilan konsultan pengawas menjelaskan bahwa monitoring dilakukan ketat sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan Tahun 2025 dari Kemendikbudristek.
Tidak ditemukan penyimpangan di lapangan. Besi sesuai standar, pasir menggunakan pasir Cilegon berkadar lumpur rendah, dan semen berkualitas tinggi dipakai untuk memastikan kekuatan bangunan,” ujarnya.
Tim Kecamatan Babakan Madang yang juga turun langsung ke lokasi menyatakan pembangunan berjalan tertib.
Kami mengapresiasi transparansi yang ditunjukkan seluruh pihak, terutama dukungan yang diberikan oleh LSM Kampak Mas-RI. Ini contoh kerja sama yang baik antara pemerintah, pengawas, kontraktor, dan masyarakat,” kata perwakilan kecamatan.
Dengan pengawasan berlapis dan dukungan aktif Bang Wahid, pembangunan RKB SDN Cijayanti 03 diharapkan selesai tepat waktu, memenuhi standar mutu, dan menjadi fasilitas belajar yang aman serta nyaman. Kehadiran ruang kelas baru ini diyakini akan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor.
Sekolah yang memadai adalah fondasi untuk mencetak generasi berkualitas. Kami di Kampak Mas-RI akan terus mengawal pembangunan seperti ini agar transparansi dan kepentingan publik selalu menjadi prioritas,” pungkas Bang Wahid. ( team )






