Program kegiatan Fisioterapi komunitas mahasiswa dan kemenkes tentang kesehatan BOGOR :

Pendidikan263 Dilihat

GBN || Bogor – Hari ini kita melakukan kegiatan Fisioterapi Komunitas bagi mahasiswa program kita ini dalam rangka implementasi dari apa apa yang telah mereka pelajari di kampus yaa

” jadi mereka itu yang menerapkan ke masyarakat hal ini juga sesuai komunitas oleh peraturan Menteri Kesehatan terakhir yang keluar penyelenggara puskesmas dimana tenaga wajib itu salah satu adalah wajib Fisioterapi , di harapkan pelaksanaan program
komunitas ini bisa mencetak bagi yang lulusan mahasiswa ini yang nantinya bisa digunakan ke puskesmas plug and play begitu lulus 17/2/25

” ga pusing pusing lagi User nya bisa bekerja dengan baik dan bersinergi dengan puskesmas kita ingin juga pelaksanaan kegiatan ini selama satu bulan di desa Nambo kecamatan klapanunggal kabupaten bogor provinsi Jawa Barat,

pertama tama melakukan screening masalah kesehatan diwilayah dan perencanaan program promotif preventif tentang kesehatan

Kegiatan program ini setiap tahun dilaksanakan salah satu dari mata kuliah jadi ini masuk ( SKS ) Sistem Kridit Semester bahwa mahasiswa itu betul betul melaksanakan untuk masyarakat walaupun ini bentuk kewajiban pembelajaran tapi diharapkan skil nya itu permanen di mata masyarakat jangan sampai program nya disini terus program nya jangan sampai berhenti sampai disini tapi bener bener

” program nya itu sampai bisa berjalan otomatis sudah jadi dimata masyarakat dan untuk saat ini kita pokus di desa Nambo dulu sambil berjalan ke desa lain nya untuk pelaksanaan ini ada 100 peserta 51 orang dari warga desa Nambo dan 49 orang lagi dari mahasiswa dulu lah

Harapan nya tentu sesuai dengan program yang direncanakan jadi memberikan dampak positif kepada masyarakat artinya pelaksanaan program komunitas ini solusi tentang kesehatan yang ada di desa Nambo

Dari mahasiswa opegas kemenkes jakarta III jadi kampus kami ini adalah kampus dari UPT kementerian kesehatan ( kemenkes ) dari Mohammad Ali sebagai ketua jurusan fisioterapi poltekkes kemenkes jakarta III ( pungkasnya)

Reporter : Y J

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *